Wabah Pes Diduga Menyerang Rusia, 200 Orang Dikarantina usai Bakteri Bocor dari Lab!

Muhammad Sukardi
Bakteri Pes diduga menyebar di Rusia hingga menyebabkan wabah. (Foto: X)

Di tengah informasi tersebut, otoritas kesehatan Rusia memberikan penjelasan berbeda.

Rospotrebnadzor menyebut diagnosis korban sebagai pneumonia dengan penyebab yang belum diketahui. Otoritas tersebut juga menyatakan tidak ada kecelakaan yang melibatkan mikroorganisme patogen di institut tempat Shipilova bekerja.

Perbedaan keterangan tersebut membuat kasus ini menjadi sorotan. Di satu sisi, terdapat tindakan pencegahan berupa isolasi dan pemantauan terhadap hampir 200 orang. Di sisi lain, pemerintah Rusia belum secara resmi menyatakan bahwa telah terjadi wabah pes.

Pada 3 Oktober, pemerintah Baikalsk bahkan sempat mengunggah imbauan kepada masyarakat agar menghindari perjalanan ke Shelekhov. Namun, unggahan tersebut kemudian dihapus.

Hingga kini, belum ada konfirmasi resmi bahwa Yersinia pestis telah menyebar dari laboratorium atau terjadi penularan pes antarmanusia di masyarakat.

Pes merupakan penyakit yang disebabkan bakteri Yersinia pestis. Salah satu bentuknya, pes pneumonik, dapat menyerang paru-paru dan dalam kondisi tertentu dapat menular antarmanusia melalui droplet pernapasan.

Karena itu, perkembangan kasus di Siberia menjadi perhatian, terutama mengingat adanya pekerja laboratorium yang meninggal dan ratusan orang yang ditempatkan dalam pemantauan.

Editor : Muhammad Sukardi
Artikel Terkait
6 jam lalu

Ngeri! Tabung Diduga Berisi Bakteri Pes Pecah di Lab Rusia, Pekerjanya Meninggal Dunia

18 hari lalu

Terungkap! Ini Penyebab Wabah HIV Menggila di Fiji hingga Ditetapkan Darurat Nasional

2 bulan lalu

AS Dilanda Wabah Virus Siklosporiasis, Lebih dari 10.000 Kasus 2 Orang Tewas

3 bulan lalu

Data Wabah ASF di Sulbar, 92 Ekor Babi Mati dan Puluhan Lainnya Terjangkit Virus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal