Waduh, AS Bisa Hentikan Kerja Sama Militer dengan Arab Saudi gegara Minyak

Anton Suhartono
Amerika Serikat dilaporkan akan membatalkan kerja sama keamanan dengan Arab Saudi terkait minyak (Foto: Almanar)

Namun, masih dilaporkan NBC, beberapa sumber pemimpin militer AS menentang perubahan kerja sama pertahanan dengan Saudi. Pasalnya, tak mengikutkan negara yang telah puluhan tahun menjadi sekutu utama AS tersebut, termasuk membatalkan pengadaan rudal Patriot dan peralatan militer lainnya, bisa membahayakan pasukan serta warganya yang berada di Timur Tengah.

Bukan hanya itu, meninggalkan Saudi sama saja merusak stabilitas di seluruh kawasan. 

Dua pejabat AS serta sumber informasi lainnya menegaskan, belum ada keputusan yang diambil AS. 

OPEC akan menggelar pertemuan puncak pada Desember mendatang. Jika pertemuan itu mengarah pada peningkatan produksi, Saudi bisa terhindar dari pembalasan AS.

AS sebelumnya mendesak Saudi meningkatkan produksi minyak untuk menurunkan harga. Kondisi itu akan merugikan Rusia sehingga akan mempersulit dalam membiayai operasi militernya di Ukraina. Namun, OPEC+, yang juga mencakup Rusia, justru mengumumkan akan mengurangi produksi minyak 2 juta barel per hari mulai November.

Joe Biden mengungkapkan kemarahannya dengan mengatakan ada konsekuensi bagi Arab Saudi.  Saat dia ditanya oleh CNN apakah sudah waktunya bagi AS untuk mengevaluasi kembali hubungannya dengan Saudi, Biden menjawab, "iya.”

Saudi menjelaskan pengurangan produksi minyak merupakan keputusan bulat yang diambil anggota OPEC+ demi alasan ekonomi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
3 hari lalu

Kabur ke AS Setelah Kalah Pilpres, Flavio Bolsonaro Deklarasi Pemimpin Brasil yang Baru

3 hari lalu

Kalah dari Lula da Silva, Capres Brasil Flavio Bolsonaro Kabur ke AS untuk Hindari Kasus Korupsi?

3 hari lalu

Iran Peringatkan AS: Pusat Data hingga AI Akan Dihancurkan jika Perang Berlanjut

3 hari lalu

Iran dan Pakta Pertahanan Makkah Sepakat Lanjutkan Dialog, Ada Harapan Baru di Timur Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal