Waduh, Generator Neutron di Kampus Hancur akibat Pertempuran Pasukan Rusia dan Ukraina

Anton Suhartono
Pertempuran sengit pasukan Rusia dan Ukraina di Kharkiv menghancurkan generator neutron di laboratorium sebuah universitas (Foto: Reuters)

Pertempuran sengit antara pasukan Rusia dan Ukraina pada Jumat pekan lalu juga menyebabkan pembangkit listrik tenaga nuklir (PLTN) Zaporizhzhia di Kota Energodar terbakar. PLTN Zaporizhzhia merupakan fasilitas energi nuklir terbesar di Eropa. 

Wali Kota Energodar Dmytro Orlov mengatakan serangan musuh terus menerus terhadap bangunan dan unit PLTN yang masih beroperasi itu merupakan ancaman bagi keamanan dunia. Menurut dia, jika terjadi kebocoran radiasi maka dampaknya bisa 10 kali lebih parah dari ledakan Chernobyl pada 1986.

Api di PLTN berhasil dipadamkan beberapa jam kemudian, meski upaya pemadaman oleh petugas sempat terkendala sengitnya pertempuran. Tak ada kebocoran radiasi yang terjadi karena api tak menghancurkan fasilitas reaktor utama, melainkan bangunan lima lantai yang digunakan sebagai tempat training.

Setelah kejadian itu, pasukan Rusia menguasai sepenuhnya PLTN Zaporizhzhia.

Rusia juga telah merebut PLTN Chernobyl yang sudah tidak beroperasi. Lokasinya berjarak sekitar 100 kilometer sebelah utara Ibu Kota Kiev.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
17 jam lalu

Vietnam Bikin Kapal Perang Anti-Kapal Selam Canggih, Dibuat di Dalam Negeri termasuk Senjata

4 hari lalu

Istana Sebut Teknologi Nuklir Hasil Riset BRIN untuk Energi hingga Kesehatan

5 hari lalu

China dan Rusia Minat Garap Proyek Kereta Trans Kalimantan, Pemerintah Siapkan Investasi

5 hari lalu

BRIN Paparkan Pengembangan Teknologi Nuklir ke Prabowo, Ungkap Potensi Uranium 89.000 Ton

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal