Waduh, Jenderal Rusia Sebut Tentara Ukraina Syuting Video untuk Rekayasa Perang

Anton Suhartono
Seorang jenderal Rusia menyebut pasukan Ukraina syuting video untuk merekayasa perang (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id - Seorang pejabat senior militer Rusia Mikhail Mizintsev menyebut tentara Ukraina syuting video perang untuk merekayasa kejadian. Video itu menunjukkan seolah-olah Rusia menyerang fasilitas sipil Ukraina.

Menurut Mizintsev, rekaman perang palsu itu diambil di Kota Mykolaiv melibatkan lebih dari 40 orang.

“Telah terkonfirmasi, pasukan keamanan Ukraina merekam video yang konon menunjukkan kerusakan yang disebabkan oleh angkatan bersenjata Rusia terhadap rumah pribadi dan warga sipil tunawisma. Produksi video tersebut melibatkan lebih dari 40 aktor yang masing-masing dibayar 25 dolar AS,” kata Mizintsev, dikutip dari Sputnik, Minggu (19/6/2022).

Dia yakin propaganda ini merupakan arahan dari negara Barat untuk menyudutkan Rusia.

"Angkatan bersenjata Rusia memperlakukan warga sipil dengan cara sangat manusiawi dan tidak menyerang infrastruktur sipil," ujarnya.

Mizintsev juga menuduh tentara Ukraina yang menguasai Mykolaiv sengaja mengarahkan peralatan militer mereka ke daerah-daerah berpenduduk. Sebuah peluncur roket ditempatkan di atas gedung perumahan yang berada di pusat kota. Selain itu jaring tembak juga dipasang di lantai atas dan lantai dasar gedung permukiman sipil.

Belum ada pernyataan dari Ukraina merespons pernyataan Mizintsev tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
9 jam lalu

Perang Timur Tengah Semakin Meluas, Rusia Usulkan Moratorium Serangan

Internasional
11 jam lalu

Rusia: Iran Punya Hak Tentukan Nasib Sendiri tapi Diganggu AS-Israel

Nasional
2 hari lalu

Guru Besar UI Ungkap Alasan AS-Israel Serang Iran, Singgung Senjata Nuklir

Internasional
4 hari lalu

Presiden Iran: Pembunuhan Khamenei Deklarasi Perang terhadap Umat Islam

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal