Kasus kematian akibat Covid-19 di Shanghai, China, terus bertambah (Foto: Reuters)
Anton Suhartono

SHANGHAI, iNews.id - Kasus kematian akibat Covid-19 di Shanghai, China, terus bertambah. Data terbaru yang dirilis Komisi Kesehatan Shanghai, Jumat (22/4/2022), ada penambahan 11 orang meninggal pada Kamis kemarin.

Angka tersebut naik dari delapan orang sehari sebelumnya. Dengan demikian jumlah kasus kematian akibat Covid-19 di Shanghai menjadi 36 orang yang tercatat dalam 4 hari terakhir.

Korban meninggal akibat Covid-19 di Shanghai meningkat dalam beberapa hari terakhir, meski kasus infeksi menurun.

Kota pusat keuangan itu melaporkan penambahan 15.698 kasus infeksi Covid-19 tanpa gejala pada Jumat, turun dari 15.861 dibandingkan sehari sebelumnya. Sementara itu kasus infeksi dengan gejala baru mencapai 1.931 orang, turun dari 2.634 sehari sebelumnya.

Meski demikian ada penduduk yang melaporkan seorang anggota keluarga mereka meninggal setelah tertular Covid-19 sejak awal Maret. Anehnya kasus tersebut tidak dimasukkan dalam penghitungan statistik resmi, memicu keraguan atas keakuratan data jumlah korban.

Pihak berwenang Shanghai pada Kamis kemarin menegaskan pembatasan ketat akan tetap diberlakukan saat ini. Aturan serupa juga diterapkan di beberapa distrik yang berhasil menekan penularan virus corona, bahkan nihil kasus. Ini disebabkan jumlah kasus di luar area karantina di penuuru kota kembali naik.

Pemerintah Distrik Jingan yang berada di jantung Shanghai menyatakan penduduk di daerahnya tidak diperbolehkan keluar dari kompleks perumahan masing-masing dengan alasan berisiko membuat perkumpulan. Jingan merupakan distrik berpenduduk hampir 1 juta jiwa yang termasuk sukses menekan kasus infeksi.

Hal serupa diterapkan Distrik Chongming, daerah pulau terpencil. Sebagian besar pembatasan tetap diberlakukan, meski tak ada penambahan kasus lagi di luar daerah karantina.


Editor : Anton Suhartono

BERITA TERKAIT