Waduh, Militer China Usir Kapal Perang AS di Laut China Selatan

Anton Suhartono
China dan AS terlibat ketegangan soal insiden kapal perang di Laut China Selatan (Foto: Reuters)

Wakil Juru Bicara Armada ke-7 AS, Kristina Weidemann, mengatakan AS menentang klaim maritim yang berlebihan di seluruh dunia tanpa pandang bulu siapa yang mengklaimnya.

“Klaim maritim yang melanggar hukum dan meluas di Laut China Selatan merupakan ancaman serius terhadap kebebasan laut,” ujarnya.

China mengklaim hampir seluruh Laut China Selatan, jalur perdagangan strategis yang senilai 3 triliun dolar AS setahun. Klaim perairan oleh China bersinggungan dengan Filipina, Vietnam, Malaysia, Brunei Darussalam, serta Indonesia. 

Pengadilan Arbitrase Internasional pada 2016 memutus bahwa klaim China atas Laut China Selatan tidak memiliki dasar hukum.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 hari lalu

Indonesia Buka Peluang Investasi Energi Surya 100 GWp, Investor AS Dibidik

3 hari lalu

Iran Tunggu Jawaban AS soal Proposal Terbaru Pembukaan Selat Hormuz

3 hari lalu

Ancaman Keras Iran: Jika Kami Tak Bisa Jual Minyak, Negara Lain Juga

3 hari lalu

California Resmi Tetapkan Idul Fitri dan Idul Adha Hari Libur Negara Bagian

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal