Waduh, Militer China Usir Kapal Perang AS di Laut China Selatan

Anton Suhartono
China dan AS terlibat ketegangan soal insiden kapal perang di Laut China Selatan (Foto: Reuters)

Wakil Juru Bicara Armada ke-7 AS, Kristina Weidemann, mengatakan AS menentang klaim maritim yang berlebihan di seluruh dunia tanpa pandang bulu siapa yang mengklaimnya.

“Klaim maritim yang melanggar hukum dan meluas di Laut China Selatan merupakan ancaman serius terhadap kebebasan laut,” ujarnya.

China mengklaim hampir seluruh Laut China Selatan, jalur perdagangan strategis yang senilai 3 triliun dolar AS setahun. Klaim perairan oleh China bersinggungan dengan Filipina, Vietnam, Malaysia, Brunei Darussalam, serta Indonesia. 

Pengadilan Arbitrase Internasional pada 2016 memutus bahwa klaim China atas Laut China Selatan tidak memiliki dasar hukum.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Ingatkan AS Patuhi Perjanjian Damai: Jika Ingin Perang, Kami Siap

57 tahun lalu

Israel Ingin Bunuh Mojtaba Khamenei, Iran: Kami Balas, Segera!

57 tahun lalu

Korban Tewas Gempa Venezuela Nyaris 2.300 Orang, AS Kirim 2.000 Tentara Bantu Cari Korban

57 tahun lalu

Ekstrem! Pasangan Ini Panjat Ujung Antena Empire State Building New York untuk Lamaran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal