Wahana Antariksa AS Bawa DNA Manusia Gagal Mendarat di Bulan

Ahmad Islamy Jamil
Pendarat bulan Peregrine milik perusahaan robotika luar angkasa Astrobotic Technology terlihat mengalami gangguan pada Multi-Layer Insulation (MLI), setelah diluncurkan dengan roket Vulcan, 8 Januari 2024. (Foto: Reuters)

Peregrine adalah bagian dari upaya NASA untuk mengembalikan Amerika Serikat ke Bulan dalam program Artemis. Kontrak Astrobotic dengan NASA untuk pengembangannya diperkirakan mencapai 108 juta dolar AS. 

Selain Peregrine, perusahaan tersebut sedang membangun pendarat Griffin lain yang lebih besar, juga berdasarkan kontrak dengan NASA. Wahana itu diperkirakan akan diluncurkan ke satelit bumi pada akhir tahun ini.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Trump Ancam Hancurkan Pembangkit Listrik Iran dalam 48 Jam jika Selat Hormuz Tak Dibuka

Internasional
3 jam lalu

Turki: Israel Bujuk AS agar Tolak Gencatan Senjata dengan Iran

Mobil
12 jam lalu

Ferrari Gandeng NASA Atasi Masalah Akselerasi pada Mobil Listrik Luce

Internasional
13 jam lalu

Perang Terus Memanas! AS-Israel Bombardir Fasilitas Nuklir Natanz Milik Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal