Wakil Menlu AS Sebut Ukraina Boleh Serang Krimea, Kremlin: Provokator!

Anton Suhartono
Victoria Nuland sebut Krimea menjadi target sah serangan Ukraina (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id - Rusia mengecam keras pernyataan Wakil Menteri Luar Negeri (Menlu) Amerika Serikat (AS) Victoria Nuland bahwa Semenanjung Krimea menjadi target yang sah untuk diserang oleh Ukraina. Krimea dicaplok Rusia dari Ukraina pada 2014 berdasarkan hasil referendum, namun dunia internasional tak mengakuinya.

Dalam pernyataannya Nuland juga menyebut Krimea harus dilucuti dari militer. Rusia memiliki pangkalan militer di Krimea, beberapa di antaranya sudah menjadi target serangan.

Juru Bicara Kremlin Dmitry Peskov mengatakan pernyataan Nuland itu membuktikan bahwa AS adalah provokator utama ketegangan internasional. Dia juga menegaskan isu Krimea tetap menjadi pengganjal utama hubungan kedua negara.

Bahkan Peskov menyoroti sosok Nuland sebagai politikus AS yang agresif karena mengungkapkan pernyataan berani tersebut.

"Nuland masuk dalam kubu sangat luas dari 'hawks', paling agresif dalam politik Amerika. Ini adalah sudut pandang kami pahami dengan baik," kata Peskov, seperti dikutip dari kantor berita TASS.

Komentar serupa sebelumnya disampaikan Jubir Kemlu Rusia Maria Zakharova. Dia menuduh AS menghasut Ukraina untuk meningkatkan pertempuran dengan membolehkan serangan ke Krimea. 

Zakharova memperingatkan, jika serangan terhadap Krimea terjadi berarti AS telah terlibat langsung dalam konflik.

"Sekarang, AS, penghasut perang telah melangkah lebih jauh. Mereka menghasut rezim Kiev untuk semakin meningkatkan pertempuran," kata Zakharova.

Dia menambahkan AS memasok senjata ke Ukraina dalam jumlah besar, memberikan informasi intelijen, dan berpartisipasi langsung dalam perencanaan operasi tempur.

Zakharova menegaskan, hal tersebut membuktikan bahwa beberapa pejabat AS bermimpi seperti orang gila untuk mengalahkan Rusia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Balas Dendam, Iran Hujani Pangkalan Militer AS di Kuwait dan Bahrain dengan Rudal dan Drone

57 tahun lalu

AS Bombardir Beberapa Target Iran, Fasilitas Radar hingga Gudang Rudal

57 tahun lalu

AS Rilis Paspor Edisi Terbatas Bergambar Trump, Begini Wujudnya

57 tahun lalu

AS-Iran Saling Serang, Trump Ancam Lenyapkan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal