Korea Selatan diketahui sangat bergantung pada impor energi, dengan sekitar 70 persen minyak mentahnya melewati jalur tersebut. Kondisi ini membuat negara tersebut rentan terhadap gejolak pasokan global.
Sebagai langkah tambahan, pemerintah juga meminta lembaga publik mengurangi penggunaan kendaraan operasional, serta mendorong perusahaan-perusahaan besar untuk menekan konsumsi energi.
Di sisi lain, pemerintah tengah menyiapkan berbagai kebijakan strategis, termasuk optimalisasi pembangkit listrik dan penyesuaian bauran energi, guna memastikan pasokan tetap terjaga.
Meski demikian, pemerintah menegaskan partisipasi masyarakat tetap menjadi kunci. Upaya sederhana seperti mempersingkat waktu mandi dinilai dapat membantu menekan konsumsi energi nasional secara signifikan di tengah situasi yang tidak menentu.