WHO Setujui Vaksin Covid-19 Johnson & Johnson untuk Program Darurat

Anton Suhartono
WHO setujui penggunaan vaksin Covid-19 Johnson & Johnson untuk program darurat (Foto: Reuters)

Menurut dia, Covax yang bekerja sama dengan aliansi vaksin Gavi, meneken kesepakatan dengan Johnson & Johnson untuk pengadaan lebih dari 500 juta dosis vaksin.

"Kami mencoba bekerja sama dengan perusahaan untuk mewujudkannya sedini mungkin. Kami berharap paling tidak pada Juli akan mendaptkan dosis yang bisa kami gunakan, bahkan lebih awal," katanya.

Kepala ilmuwan Johnson & Johnson Paul Stoffels sebelumnya mengatakan perusahaan menargetkan memproduksi hingga 3 miliar dosis pada tahun depan. Sementara sampai akhir 2021 Johnson & Johnson berkomitmen mengirim 1 miliar dosis ke seluruh dunia.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 hari lalu

Apa Itu Virus Shamonda yang Kini Bisa Menular ke Manusia? Ini Penjelasannya!

14 hari lalu

Menlu Ungkap Alasan RI Ajukan Menkes Budi Gunadi Jadi Calon Dirjen WHO

16 hari lalu

WHO Ungkap Fakta Terbaru Dugaan Wabah Pes Rusia, Bikin Geger!

19 hari lalu

Kasus Pes di Rusia, Kemenkes: Belum Ada Peringatan Khusus dari WHO

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal