WHO Tegur Tanzania karena Diduga Tutupi Kasus Ebola

Nathania Riris Michico
Wabah Ebola menewaskan lebih dari 2.000 orang warga di Republik Demokratik Kongo. (FOTO: Facebook/Médecins Sans Frontières)

Pasien yang dicurigai, yang diidentifikasi sebagai perempuan, meninggal pada 8 September.

"Kontak yang teridentifikasi dari almarhum secara tidak resmi dilaporkan telah dikarantina di berbagai tempat di negara itu," kata pernyataan itu, seperti dilaporkan ABC News, Senin (23/9/2019).

WHO mengaku secara tidak resmi diberitahu bahwa Tanzania memiliki dua kemungkinan kasus Ebola lainnya. Yang satu dinyatakan negatif dan tidak ada informasi mengenai kasus yang lainnya.

Secara resmi, Pemerintah Tanzania menyatakan akhir pekan lalu bahwa mereka tidak memiliki kasus Ebola, baik yang sudah terkonfirmasi maupun yang masih berstatus dugaan.

Pemerintah Tanzania tidak menangani kematian perempuan itu secara langsung dan tidak memberikan informasi lebih lanjut.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kalahkan Australia di Piala Dunia, Pelatih Mesir: Ini untuk Rakyat Palestina!

57 tahun lalu

Momen Pelatih Mesir Bentangkan Bendera Palestina Setelah Menang atas Australia di Piala Dunia

57 tahun lalu

1.000 Orang Lebih Terinfeksi Ebola dalam Sebulan, Ratusan Pasien Meninggal Dunia

57 tahun lalu

Prancis Konfirmasi Kasus Ebola Pertama, Pasien Seorang Dokter!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal