WHO Tegur Tanzania karena Diduga Tutupi Kasus Ebola

Nathania Riris Michico
Wabah Ebola menewaskan lebih dari 2.000 orang warga di Republik Demokratik Kongo. (FOTO: Facebook/Médecins Sans Frontières)

DODOMA, iNews.id - Otoritas kesehatan dunia menuding Tanzania menyembunyikan krisis Ebola yang baru muncul di wilayahnya. Sejumlah aktivis kawasan di Afrika Barat juga masih berjuang mengatasi penyakit yang sudah dinyatakan sebagai situasi darurat kesehatan global itu.

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menuding Tanzania menolak memberi informasi terperinci mengenai dugaan kasus Ebola di negaranya. Kritik itu disampaikan dalam sebuah teguran publik yang jarang terjadi.

WHO menyatakan, kecepatan adalah kunci untuk memerangi demam berdarah yang mematikan karena penyakit ini dapat menyebar dengan cepat.

Kontak terhadap orang yang berpotensi terinfeksi harus dikarantina dan publik diperingatkan untuk meningkatkan tindakan pencegahan seperti mencuci tangan.

WHO menyebut, pihaknya diberitahu pada 10 September tentang kematian seorang pasien di Dar es Salaam, dan secara tidak resmi mengatakan pada hari berikutnya bahwa orang tersebut dinyatakan positif mengidap Ebola.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Nasional
11 jam lalu

RI-Australia Teken Traktat Keamanan, Menlu Sugiono: Bukan Pakta Militer

Nasional
11 jam lalu

Teken Perjanjian Keamanan, PM Albanese Tawarkan Perwira TNI Tugas di Militer Australia

Nasional
13 jam lalu

Prabowo Ajak Australia Investasi Pengolahan Tambang Nikel-Emas di RI

Nasional
15 jam lalu

Prabowo dan Albanese Teken Traktat Keamanan Bersama Indonesia-Australia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal