WHO Ungkap Bakteri Penyebab Kematian 150.000 Bayi, Minta Dibuatkan Vaksin Segera

Anton Suhartono
WHO meminta pengembangan vaksin untuk melawan bakteri penyebab kematian 150.000 bayi setiap tahunnya (Foto: Reuters)

JENEWA, iNews.id - Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyerukan pengembangan vaksin untuk menangani infeksibakteri pemicu kematian hampir 150.000 bayi dan janin setiap tahunnya. Bakteri yang dimaksud adalah Grup B Streptococcus (GBS).

Laporan terbaru WHO dan London School of Hygiene and Tropical Medicine (LSHTM) mengungkap, infeksi bakteri GBS juga menyebabkan angka kelahiran prematur yang memicu potensi kecacatan lebih besar dibandingkan dari yang diperkirakan sebelumnya.

Bakteri GBS diperkirakan hidup pada usus sepertiga populasi orang dewasa di dunia. Namun bakteri ini tak membahayakan bagi orang dewasa.

Laporan tersebut mengungkap, berdasarkan data pada 2017 GBS menyebabkan hampir 100.000 kematian bayi dan sekitar 50.000 janin setiap tahun. Namun ada keyakinan yang tinggi, kasus kematian sebenarnya lebih tinggi dari angka resmi.

Selain itu, untuk pertama kali, penelitian tersebut juga mengukur dampak pada kelahiran prematur. Hasilnya bakteri GBS menjadi penyebab lebih dari 500.000 kelahiran premature setiap tahun, yang menyebabkan kecacatan jangka panjang yang signifikan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gelombang Panas Dahsyat! WHO Peringatkan Eropa Hadapi Minggu-Minggu Mematikan

57 tahun lalu

Ganas! Gelombang Panas Lebih Dahsyat Akan Terjang Eropa, Suhu Capai 43 Derajat Celsius 

57 tahun lalu

1.300 Orang Meninggal Dunia Imbas Gelombang Panas di Eropa, Prancis Terpanggang!

57 tahun lalu

Prancis Terpanggang! Korban Tewas Gelombang Panas Tembus 1.000 Orang, 85% Lansia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal