WHO: Virus Korona Ancaman Sangat Serius, Dunia Harus Bersatu

Nathania Riris Michico
Seniman India Sudarsan Pattnaik memberikan sentuhan terakhir saat membuat patung pasir yang menggambarkan orang mengenakan masker dengan pesan bertuliskan 'Fight to coronavirus, We stand with China' di Pantai Puri. (FOTO: AFP)

Peserta juga akan membahas sumber virus, yang diperkirakan berasal dari kelelawar dan mencapai manusia melalui hewan lain seperti ular atau trenggiling.

Belum ada pengobatan khusus atau vaksin untuk melawan virus itu, yang menyebabkan kegagalan pernapasan.

Tedros berulang kali mendesak negara-negara yang terkena dampak untuk bekerja sama dan berbagi data mereka serta menyerukan solidaritas global.

"Itu terutama benar dalam kaitannya dengan berbagi sampel dan urutan kasus. Untuk mengalahkan wabah ini, kita perlu berbagi secara terbuka dan adil, sesuai dengan prinsip keadilan dan kesetaraan," katanya.

"Kami berharap bahwa salah satu hasil dari pertemuan ini akan menjadi peta jalan yang disepakati untuk penelitian di mana peneliti dan donor akan menyelaraskan," kata Tedros.

Beberapa perusahaan dan lembaga di Australia, China, Prancis, Jerman, dan Amerika Serikat berlomba mengembangkan vaksin -proses yang biasanya memakan waktu bertahun-tahun.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
1 hari lalu

Perjanjian Nuklir AS-Rusia Berakhir, China Ogah Diseret-seret

Nasional
2 hari lalu

Purbaya Sidak Perusahaan Baja China: Saya Buktikan Kita Tidak Bisa Disogok!

Internasional
4 hari lalu

Perusahaan China Tawarkan Wisata Luar Angkasa, Tiket Rp7,2 Miliar per Orang

Internasional
6 hari lalu

Latihan Perang Gabungan dengan Rusia-China, Iran Tunjukkan Otot kepada AS dan Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal