WNI Didenda Bea Cukai Taiwan hampir Rp100 Juta gegara Bawa Daging Babi

Maria Christina Malau
Seorang WNI dikenakan denda oleh Bea Cukai Taiwan hampir Rp100 juta karena membawa wadah plastik berisi ayam panggang dan babi ke negara itu. (Foto: Badan Pemeriksa Kesehatan Hewan dan Tumbuhan Taiwan)

TAIPEI, iNews.id - Seorang Warga Negara Indonesia (WNI) dikenakan denda oleh petugas Bea CukaiTaiwan sebesar 200.000 dolar Taiwan atau hampir Rp100 juta. Pelancong tersebut didenda karena membawa kotak makan berisi daging babi ke negara tersebut. 

Badan Inspeksi Kesehatan Hewan dan Tumbuhan Taiwan mengatakan, WNI tersebut tiba dari Hong Kong pada tanggal 30 April lalu. Seekor anjing karantina mengendus barang bawaannya, termasuk kotak makan mengandung ayam panggang dan babi. Turis WNI tersebut akhirnya dideportasi karena tidak mampu membayar denda.

Taiwan mengenakan denda sebesar NT$200.000 kepada pendatang yang membawa produk daging babi ke Taiwan dari negara-negara terdampak demam babi Afrika (African Swine Fever/ASF), menyusul wabah di China pada tahun 2018. Besaran denda naik menjadi NT$1 juta untuk pelanggaran karantina selanjutnya.

Demam babi Afrika yang sangat menular, menyerang ternak babi dan babi liar. Hewan yang terkena memiliki tingkat kematian sekitar 80 persen. Taiwan menjadi salah satu dari negara di Asia yang belum terkena penyakit ini. 

Organisasi Kesehatan Hewan Dunia (WOAH) menyebutkan, ASF bertanggung jawab atas populasi babi yang berkurang dalam jumlah besar dan dampaknya terhadap ekonomi.

Editor : Maria Christina
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Purbaya Bantah Incar Influencer dan Pedagang Online untuk Tarik Pajak Baru: untuk Semua WNI

57 tahun lalu

Kasus Impor Barang, 3 Eks Pejabat Bea Cukai Didakwa Terima Suap Rp63,5 Miliar

57 tahun lalu

Bea Cukai Gagalkan Penyelundupan 3,37 Ton Ganja di Tanjung Priok, Terdeteksi lewat X-ray

57 tahun lalu

KPK Limpahkan Berkas Perkara Tersangka Terakhir Kasus Bea Cukai ke JPU

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal