Wow! Iran Klaim Punya 25 Kg Uranium yang Diperkaya 60 Persen

Ahmad Islamy Jamil
Fasilitas yang diduga sebagai tempat pengayaan uranium Iran. (Foto: Okezone)

Pada Rabu (3/11/2021), Iran dan enam kekuatan dunia mengumumkan dimulainya kembali pembicaraan nuklir Teheran di Wina, Austria, pada 29 November ini. Amerika Serikat menyatakan, pihaknya berharap perundingan ulang nanti dapat menunjukkan iktikad baik Iran untuk menghidupkan kembali kesepakatan nuklir 2015. 

Sementara itu, juru runding nuklir utama Iran, Ali Bagheri Kani mengatakan, perundingan akhir bulan  ini harus juga mencakup penghapusan sanksi yang melanggar hukum dan tidak manusiawi dari AS. Negosiasi nuklir yang dimulai pada April menjadi terhenti sejak terpilihnya Raisi, sosok ulama garis keras Iran, Juni lalu.

Di bawah Kesepakatan Nuklir 2015 antara Iran dan enam kekuatan dunia, Teheran telah setuju untuk mengekang program pengayaan uraniumnya—yang dicurigai mengarah pada produksi senjata nuklir. Sebagai imbalannya kala itu, Iran bakal mendapat pencabutan sanksi internasional dari AS, PBB, dan Uni Eropa.

Akan tetapi, mantan Presiden AS Donald Trump malah membawa Washington DC keluar dari kesepakatan itu pada 2018.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
17 jam lalu

Viral, Presiden Iran Pezeshkian Jalan di Trotoar Tanpa Pengawalan Ketat saat Serangan AS-Israel

Internasional
1 hari lalu

Pesawat Tanker AS Jatuh di Irak saat Jalankan Misi Serang Iran, 6 Tentara Tewas

Nasional
1 hari lalu

Luhut Lapor Prabowo: Iran Bangsa Arya, Tak Mudah Ditaklukkan

Internasional
2 hari lalu

Pidato Perdana Netanyahu sejak Perang: Iran Bukan Lagi Iran yang Sama setelah Serangan Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal