Wow! Junta Militer Myanmar Beri Remisi kepada 23.000 Narapidana

Ahmad Islamy Jamil
Pemimpin junta militer Myanmar, Jenderal Min Aung Hlaing. (Foto: Reuters)

Dalam pernyataan yang dikeluarkan oleh layanan informasi militer Myanmar, Aung Hlaing mengimbau masyarakat untuk menghindari kerumunan, yang menurutnya akan memicu penyebaran virus corona (Covid-19) di negara itu.

“Mereka yang jauh (mogok) dari tugasnya diminta segera kembali menjalankan tugasnya untuk kepentingan negara dan rakyat tanpa memusatkan perhatian pada emosi,” ujar Jenderal Aung Hlaing, Kamis (11/2/2021).

Perebutan kekuasaan secara paksa dan penahanan pemimpin sipil terpilih Myanmar, Aung San Suu Kyi, bersama dengan sejumlah tokoh politik lainnya, telah memicu demonstrasi besar di negeri Asia Tenggara itu.

Pada Kamis (11/2/2021) ini pun, para pengunjuk rasa menggelar unjuk rasa di seluruh Myanmar.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Menteri Imipas Bakal Cabut Pembebasan Bersyarat Indra Kenz: Proses Remisinya Tak Benar

1 bulan lalu

Brutal! Pasukan Myanmar Bombardir Pasar di Komunitas Rohingya, 33 Orang Tewas

2 bulan lalu

Terungkap, Encek si Napi Narkoba Masih Sempat Kirim Sabu ke Indonesia saat Buron

2 bulan lalu

Polri Ungkap Jejak Buron Napi Narkoba yang Kabur dari Rutan: Lari ke Malaysia hingga Thailand

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal