Wow! Turki Siap Gantikan Perusahaan Barat yang Hengkang dari Rusia karena Konflik Ukraina

Ahmad Islamy Jamil
Bendera Turki (ilustrasi). (Foto: Reuters)

Para jaksa tersebut dikatakan mengancam para pemimpin perusahaan yang berani mengkritik Moskow dengan penangkapan dan penyitaan aset mereka.

WSJ, dengan mengutip sumber anonim, melaporkan bahwa Coca-Cola, McDonald's, Procter & Gamble, dan Yum Brands selaku pemilik waralaba KFC termasuk di antara beberapa perusahaan yang diduga mendapat ancaman melalui surat dan telepon oleh jaksa Rusia itu.

Pihak Rusia menyangkal berita WSJ tersebut. Kedutaan Besar Rusia di Amerika Serikat mengatakan, laporan media Barat itu adalah berita palsu. 

Kedubes Rusia di AS menegaskan, ada lebih dari seribu perusahaan Amerika yang menjalankan bisnis di Rusia. 

“Dan keputusan apakah mereka akan melanjutkan aktivitas kewirausahaan di negara kami sepenuhnya berada di tangan orang-orang Amerika. Begitu pula halnya dengan hak mereka untuk mengabaikan histeria ‘Rusofobia’ yang mendorong orang-orang asing bisnis menderita kerugian  besar, hanya untuk mengganggu Rusia,” kata Kedubes Rusia.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
22 jam lalu

AS Ngotot Undang Putin ke KTT G20 meski Ditolak Negara-Negara Eropa, Ini Alasannya

1 hari lalu

Putin Blak-blakan soal Demo Rusuh Eropa: Pemimpinnya Tak Becus Cari Solusi

4 hari lalu

Drone Rusia Hantam Peron Stasiun Kereta Ukraina, 13 Orang Tewas

4 hari lalu

Hari Pertama Bertempur, WNI Tentara Bayaran Rusia Tewas di Ukraina

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal