Yahya Sinwar Jadi Pemimpin Politik Hamas yang Baru, Ini Komentar Israel

Anton Suhartono
Israel dibuat terkejut dengan penunjukan Yahya Sinwar seagai kepala biro politik Hamas yang baru (Foto: EPA-EFE)

GAZA, iNews.id - Israel dibuat terkejut dengan penunjukan Yahya Sinwar seagai kepala biro politik Hamas yang baru, menggantikan Ismail Haniyeh yang dibunuh pada 31 Juli lalu. Negara Yahudi itu menilai punya lebih banyak alasan untuk membunuh Sinwar dengan jabatan barunya tersebut. 

Menteri Luar Negeri (Menlu) Israel, Israel Katz, mengatakan pengangkatan Sinwar semakin menambah alasan untuk membunuhnya. Sinwar merupakan salah satu dari tiga pejabat Hamas yang diincar Israel pasca-serangan 7 Oktober, selain Haniyeh dan Mohammed Deif, pemimpin Brigade Izzuddin Al Qassam.

Senada dengan Katz, juru bicara militer Israel Daniel Hagari mengatakan, Sinwar akan bernasib sama seperti Deif. Israel sebelumnya mengklaim telah membunuh Deif dalam serangan pada pertengahan Juli lalu, meski Al Qassam tak mengonfirmasinya.

"Satu-satunya persiapan dan rencana yang dibuat Israel untuk Sinwar adalah nasib yang sama seperti Mohammed Deif," kata Hagari, dikutip dari Al Jazeera, Rabu (7/8/2024).

Dalam lansekap politik Israel sebenarnya tidak ada perbedaan antara pemimpin militer dan politik Hamas. Keduanya tetap menjadi target pembunuhan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
2 jam lalu

Ade Armando Kritik Sayembara Ijazah Gibran: Upaya Hajar Keluarga Jokowi demi 2029

2 jam lalu

Pakar Sebut Gibran Telah Buktikan Pendidikan Setara SMA: Diakui di Indonesia

3 jam lalu

Nomor WA Sayembara Ijazah Gibran Diduga Diambil Alih, Roy Suryo Bongkar Penyebabnya

15 jam lalu

Menkeu AS: Perang Lawan Iran Memasuki Fase Terakhir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal