Zelensky Sebut Jembatan Krimea Harus Diserang karena Jalur Logistik Militer Rusia

Muhammad Fida Ul Haq
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky (Foto: Reuters)

Zelensky menyangkal adanya hubungan antara serangan tersebut dengan penarikan Rusia minggu ini dari kesepakatan yang didukung PBB untuk mengekspor gandum dari pelabuhan Ukraina. Dia mengatakan bahwa Rusia telah menghambat operasi koridor gandum sejak awal.

Sebelumnya, Jembatan Krimea kini sudah kembali beroperasi normal usai ditutup sejak 17 Juli akibat serangan teror. Serangan itu menewaskan dua orang dan melukai satu anak.

Menurut laporan Reuters pada Jumat (21/7/2023), alarm bahaya di sekitar Jembatan Krimea sudah dimatikan. Warga bisa melintas ke jembatan tersebut untuk beraktivitas seperti biasa.

Jembatan yang menghubungkan Rusia dengan Semenanjung Krimea itu sebelumnya diserang. Korban tewas merupakan pasangan suami istri, anaknya berhasil selamat.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Internasional
13 jam lalu

Rusia Ancam Serang Kiev saat Peringatan Berakhirnya PD II, Minta Diplomat Asing Mengungsi

Internasional
16 jam lalu

Ukraina Umumkan Gencatan Senjata Victory Day 5-6 Mei, Rusia Pilih Berbeda

Nasional
3 hari lalu

Bahlil Bagikan Kabar Baik, Minyak Rusia Sebentar lagi Masuk Indonesia

Internasional
5 hari lalu

Rusia Sebut Perang Lawan Ukraina dan Negara Barat soal Eksistensi: Eropa Ingin Kami Hancur

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal