Anak Penyandang Tuna Grahita di Bogor Diduga Jadi Korban Pencabulan 

Putra Ramadhani
Bocah penyandang tuna grahita diduga menjadi korban pencabulan di Bogor. (Foto: Ilustrasi/Ist)

"Kami masih melakukan pemeriksaan penyelidikan karena harus hati-hati karena korban ini kami harus koordinasi dengan dokter untuk pemeriksaan karena kalau dilihat dari kondisinya korban trauma ya. Kita sudah tiga hari melakukan pemeriksaan belum selesai," ucap Dhoni dikonfirmasi wartawan.

Penyidik mengalami kendala ketika pemeriksaan korban. Karena, itu pemeriksaan harus didampingi oleh orang tua, dokter dan tidak bisa dipaksakan.

"Kami harus koordinasi sama dokter, sama orang tuanya dan juga kondisinya artinya kalau korban gak bisa dimintai keteragan ya gak bisa dia. Kita yang nangani unit PPA dan pihak kedokteran juga kami libatkan kami lakukan pemeriksaan sama keluarga juga karena sama orang lain berkomunikasi sulit kalau gak kenal sama korban ini karena hanya yang dikenal saja komunikasi," pungkasnya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
2 jam lalu

Banjir Dahsyat Nepal-China: Korban Tewas Jadi 362 Orang, 1.400 Lainnya Hilang

14 jam lalu

Update Banjir Nepal-China: 160 Orang Tewas, 1.300 Hilang termasuk 500 Turis Asing

2 hari lalu

Update Korban Gempa NTT M7,7: 105 Orang Tewas dan 179.037 Warga Masih Mengungsi

2 hari lalu

BMKG: 7.429 Gempa Susulan Guncang NTT Pascagempa M7,7, 143 Dirasakan 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal