Anies Perpanjang PSBB hingga 11 Oktober, Epidemiolog: Durasinya Singkat

Puteranegara Batubara
Ilustrasi virus corona (Covid-19). (Foto: ist)

Sebelumnya, Anies menyebutkan, kasus aktif terus menurun karena pengetatan PSBB pada dua minggu lalu. Pada 12 hari pertama September, pertambahan kasus aktif 3.864 kasus atau 49 persen.

Pada periode PSBB, yakni 12 hari berikutnya, penambahan jumlah kasus aktif masih terjadi, namun berkurang menjadi 1.453 kasus atau 12 persen. "Pelandaian grafik kasus aktif bukanlah tujuan akhir. Kita masih harus terus bekerja bersama untuk memutus mata rantai penularan," kata Anies, Kamis (24/9/2020).

Anies meminta semua warga tetap disiplin protokol kesehatan guma mencegah penularan Covid-19. Dia meminta warga untuk melakukan 3 M yakni menggunakan masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

"Pemerintah terus tingkatkan 3T dan warga perlu berada di rumah dulu, hanya bepergian bila perlu sekali dan terapkan 3M," ucapnya.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
Megapolitan
8 hari lalu

DKI Siap Terapkan WFH Sehari dalam Sepekan, Kapan?

Health
9 hari lalu

Gejala Covid-19 Cicada yang Harus Diwaspadai, Demam hingga Sakit Tenggorokan

Nasional
9 hari lalu

Covid-19 Varian Cicada Diprediksi Sudah Masuk Indonesia, Ini Kata Epidemiolog

Health
9 hari lalu

Asal Usul Nama Cicada, Julukan Covid-19 Varian Baru yang Mulai Menggila

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal