Meski demikian, Pemprov DKI tetap menyiapkan langkah antisipasi terhadap kemungkinan gangguan kesehatan masyarakat. Sebanyak 31 rumah sakit, 44 puskesmas, dan 292 puskesmas pembantu disiagakan untuk menghadapi potensi peningkatan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA).
"Cuman apa yang harus kita lakukan? Pak Gubernur sudah memerintahkan minimal kita mengantisipasi, semua rumah sakit, puskesmas harus siap kalau memang terjadi ISPA segala macam," tuturnya.
Selain menyiagakan fasilitas kesehatan, Pemprov DKI juga berencana kembali melakukan penyemprotan water mist di sejumlah ruas jalan. Upaya tersebut dilakukan sebagai salah satu langkah untuk membantu menekan polusi udara.
"Kita akan melakukan water mist lagi, itu salah satu bukan satu-satunya cara, minimal bisa meredam apa namanya, ya kabut polusi segala macam dan kita tetap melakukan modifikasi cuaca," ucapnya.
Selain itu, Pemprov DKI juga tetap menyiapkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk memicu hujan buatan di ibu kota. Langkah ini menjadi bagian dari upaya antisipasi pemerintah daerah terhadap potensi penurunan kualitas udara akibat asap dan polusi.