Awas, Penipuan Berkedok Kemanusiaan Memanfaatkan Situasi Pandemi

Irfan Ma'ruf
Aksi kejahatan memanfaatkan situasi pandemi muncul demi keuntungan pribadi, seperti misalnya penjualan tabung oksigen palsu. (Foto: Ilustrasi/MPI).

JAKARTA, iNews.id - Melonjaknya pasien Covid-19 akibat varian Delta di Indonesia membuat banyak toko obat dan alat kesehatan (alkes) bahkan peti jenazah kehabisan stok. Di tengah deraan kesulitan ini, muncul beragam aksi kemanusiaan.

Perseorangan, komunitas, hingga korporasi hadir dengan kegiatan filantropi. Mereka membantu penyediaan berbagai kebutuhan bagi warga yang terpapar. 

Namun di tengah ujian mahaberat ini, sangat disayangkan, muncul segelintir orang tak berperikemanusiaan. Mereka memanfaatkan situasi ini dengan melakukan aksi penipuan.

Dirreskrimsus Polda Metro Jaya Kombes Pol Auliansyah Lubis mengaku menerima laporan tentang penjualan tabung oksigen di pasar online (marketplace). Pembeli membayar mahal, namun barang ternyata tak diterima.

Di Tulungagung, Jawa Timur, viral tentang dugaan tabung oksigen palsu untuk penderita Covid-19. Polisi yang mengusut kasus ini menyebut, tabung itu sesungguhnya berisi oksigen asli. Namun kuantitasnya jauh dari standar.

“Polres Tulungagung telah menguji kandungan isi tabung oksigen tersebut. Hasilnya berisi oksigen asli, tapi kadarnya hanya 22,68 persen, jauh berkurang dari standar medis 99,5 persen,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Jatim Kombes Pol Farman, belum lama ini.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
57 tahun lalu

MNC Guna Usaha Perkuat Sistem Pengawasan Pembiayaan dan Perlindungan Konsumen dari Modus Penipuan 

57 tahun lalu

Kabar Terkini Kasus Penipuan Dialami Tantri Kotak, Pelaku Sudah Ditangkap?

57 tahun lalu

Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal

57 tahun lalu

Sempat Bungkam, Arda Akhirnya Buka Suara usai Tantri Kotak Kena Tipu Teman Sendiri

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal