Bea Cukai Dorong Optimalisasi Pusat Logistik Berikat untuk Tekan Dwelling Time

Tim iNews
Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta mendorong pelaku usaha mengoptimalkan pemanfaatan Pusat Logistik Berikat (PLB) (foto: ist)

JAKARTA, iNews.id – Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta mendorong pelaku usaha mengoptimalkan pemanfaatan Pusat Logistik Berikat (PLB) untuk mempercepat arus barang dari pelabuhan. Pemanfaatan fasilitas tersebut dinilai dapat mengurangi dwelling time sekaligus menekan biaya logistik.

Kepala Kantor Wilayah Bea Cukai Jakarta Hendri Darnadi mengatakan, PLB dapat menjadi penyangga pelabuhan karena barang yang masuk tidak perlu terlalu lama berada di kawasan pelabuhan. Barang dapat segera dipindahkan ke PLB sebelum menjalani proses berikutnya.

“Keberadaan PLB ini sebagai bagian mereduksi dwelling time, mereduksi apa yang disebut dengan logistic cost,” kata Hendri saat meninjau PT Sarana Gemilang di Kawasan Berikat Nusantara (KBN), Rabu (2/9/2026).

Dwelling time merupakan waktu yang dibutuhkan peti kemas sejak dibongkar dari kapal hingga keluar dari kawasan pelabuhan. Semakin lama barang tertahan, semakin besar pula potensi biaya logistik yang harus ditanggung pelaku usaha.

Menurut Hendri, optimalisasi PLB memungkinkan barang lebih cepat meninggalkan kawasan pelabuhan karena tersedia tempat penampungan sementara. Dengan skema tersebut, tingkat keterisian atau occupancy rate di pelabuhan dapat ditekan.

“Yang kita bisa urai itu adalah occupancy rate yang ada di pelabuhan karena mereka akan bisa keluar lebih cepat dan ada penampung,” ujar Hendri.

Namun, ia menegaskan, keberadaan PLB tidak serta-merta dapat mengatasi persoalan kemacetan kendaraan di sekitar kawasan pelabuhan. Persoalan lalu lintas, kata dia, berada di luar kewenangan Bea Cukai. ”Kemacetan di lalu lintasnya itu di luar domain Bea Cukai,” kata Hendri.

Kunjungan ke PT Sarana Gemilang juga dilakukan untuk memastikan fasilitas kepabeanan yang diberikan pemerintah benar-benar dimanfaatkan dan memberi dampak terhadap perkembangan usaha.

Hendri mengatakan, peran Bea Cukai tidak sebatas menjadi trade facilitator atau memberikan kemudahan dalam kegiatan perdagangan. Fasilitas kepabeanan juga diharapkan dapat mendorong pertumbuhan industri dan perekonomian.

“Kami memastikan bahwa fasilitas yang diberikan oleh Bea Cukai itu benar-benar bermanfaat, mampu mendukung pertumbuhan atau perkembangan ekonomi, serta meningkatkan kegiatan usaha,” ujarnya.

PT Sarana Gemilang tercatat telah memanfaatkan fasilitas PLB sejak 2017. Menurut Hendri, berdasarkan hasil peninjauan, hingga 2026 perusahaan tersebut tidak menghadapi persoalan berat dalam memanfaatkan fasilitas kepabeanan.

Bea Cukai Jakarta, kata dia, tetap membuka ruang asistensi bagi perusahaan penerima fasilitas PLB untuk menyelesaikan berbagai persoalan yang muncul dalam kegiatan usaha.

Pengusaha Keluhkan Kuota Impor

Dalam dialog tersebut, pelaku usaha antara lain menyampaikan persoalan terkait pengajuan kuota impor besi, baja, dan suku cadang yang membutuhkan waktu relatif lama.

Keluhan juga disampaikan terkait pengurusan dokumen larangan dan pembatasan atau lartas. Proses mendapatkan persetujuan atau pertimbangan teknis dari Kementerian Perindustrian serta persetujuan impor dari Kementerian Perdagangan dinilai masih memakan waktu.

Selain proses yang panjang, pelaku usaha menyebut jumlah kuota impor yang akhirnya disetujui dalam sejumlah kasus lebih kecil dibandingkan dengan jumlah yang diajukan.

Editor : Kastolani Marzuki
Artikel Terkait
4 tahun lalu

RI Masuk 20 Besar Negara dengan Performa Pelabuhan Terbaik, Luhut: Dwelling Time Sekarang 2 Hari

6 tahun lalu

Menhub Janjikan Dwelling Time Pelabuhan Patimban Kurang dari 2 Hari

18 hari lalu

Kemenhub Ungkap Dampak Gempa M7,7 NTT, Pelabuhan hingga Bandara Rusak

2 bulan lalu

Pengacara Don Ritto Bantah Uang yang Disita Polisi terkait 3 Kasus Korupsi Besar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal