Cara Anies Mengatasi Kekeringan di Ibu Kota Jakarta

Wildan Catra Mulia
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Gedung DPRD DKI Jakarta, Kamis (22/8/2019). (Foto: iNews.id/Wildan Catra Mulia)

"Saya rasa siapa pun sudah harus lebih hemat menggunakan air. Lalu menggunakan saluran-saluran untuk mengolah air dengan baik sehingga air bisa dipakai kembali," ujarnya.

Sebelumnya, BMKG menyatakan kekeringan di Jakarta berstatus awas. Status ini diberikan lantaran DKI telah mengalami Hari Tanpa Hujan (HTH) lebih dari 61 hari.

Wilayah yang masuk kategori awas ini yaitu, Jakarta Pusat, Selatan, Timur dan Utara. Di Jakarta Pusat yang masuk kategori Awas, yakni Menteng, Gambir, Tanah Abang, dan Kemayoran. Sedangkan Jakarta Selatan di antaranya Tebet, Pasar Minggu dan Setiabudi.

Adapun wilayah Jakarta Timur yang masuk kategori awas, yakni Halim Perdanakusuma, Pulogadung, dan Cipayung. Lalu Jakarta Utara ialah Cilincing, Tanjung Priok, Koja, Kelapa Gading dan Penjaringan.

Sedangkan Jakarta Barat masuk dalam kategori sedang. Beberapa di antaranya ialah Kedoya Selatan, Grogol dan Petamburan.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
2 hari lalu

Ganjar Ungkap Isi Pembicaraan dengan Anies: Kenang Masa Kuliah hingga Cerita Non-politik

2 hari lalu

Ganjar Bertemu Anies: Udara Jogja Mendadak Segar!

5 hari lalu

BMKG Sebut Mayoritas Wilayah Indonesia Baru Masuk Musim Hujan Desember 2026

7 hari lalu

Kekeringan Landa 600 Hektare Sawah di Bekasi, BBWS Citarum Operasikan 3 Pompa Air

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal