Dilaporkan Dugaan Perdagangan Manusia, Gedung Yayasan HKI Tangsel Digaris Polisi

hambali
Ilustrasi Garis Polisi (Foto: Istimewa)

TA pun menuturkan kesaksiannya jika selama ini Yayasan HKI memang memekerjakan anak-anak di bawah umur dari luar kota. Mereka direkrut dengan iming-iming pekerjaan menjual pakaian dan disekolahkan, namun kenyataan itu bertolak belakang saat tiba di yayasan.

"Sekarang ada sekira 30 anak, ada laki-laki ada perempuan juga, rata-rata usianya 15-an tahun, ada 1 orang yang usianya udah dewasa juga. Mereka diambil dari Cianjur sana, di sana diizinin karena alasannya mau diajak kerja dagang pakaian," kata TA.

Yayasan HKI telah beroperasi sejak sekira 4 tahun lalu. Pada tahun 2018 silam, Abdul Rojak dan 2 pengurus lainnya pernah ditetapkan menjadi tersangka kasus penyekapan dan penganiayaan terhadap 2 bocah pekerja di yayasan berinisial SA (16) dan GP (16).

"Betul, beberapa tahun lalu pernah kasus juga penganiayaan, dulu ditahan di Polres," kata TA.

Saat dikonfirmasi, polisi menyatakan  status pemilik yayasan Abdul Rojak masih terperiksa. Hingga saat ini dia masih menjalani pemeriksaan selama 1x 24 jam. Sedangkan untuk garis polisi akan dibuka kembali menunggu hasil koordinasi dengan Satpol PP.

"Nggak belum (tersangka), masih penyelidikan. Jadi dia kita bawa untuk dimintai keterangan aja atas kejadian tadi malam," kata Kanitreskrim Polsek Pondok Aren, Iptu Rony Setiawan.

.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Megapolitan
6 hari lalu

Terungkap! Oknum TNI Todong Sopir Taksi Online di Tangsel Pakai Pistol Mainan

Nasional
22 hari lalu

Kasus Balita Dijual Rp85 Juta di Jakbar, LPSK Jamin Perlindungan Korban

Megapolitan
1 bulan lalu

Kasus Guru Dilaporkan gegara Nasihati Murid di Tangsel Dihentikan, Tak Penuhi Unsur Pidana

Destinasi
1 bulan lalu

Rekomendasi Spot Liburan Baru di Bintaro, Bounce Street Asia yang Mengasyikan!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal