Dilaporkan Dugaan Perdagangan Manusia, Gedung Yayasan HKI Tangsel Digaris Polisi

hambali
Ilustrasi Garis Polisi (Foto: Istimewa)

"Semalam kejadian habis maghrib, mungkin sekitar ratusan orang yang datang. Tuntutannya minta yayasan ditutup," tutur TA, perwakilan keluarga Abdul Rojak, Sabtu (20/03/21).

Dilanjutkan TA, sebelumnya telah ada mediasi antara warga dengan pihak yayasan di kantor kelurahan sebanyak 3 kali. Sayangnya, pihak yayasan bersikeras menolak tuntutan warga yang meminta penutupan operasional.

"Sebelumnya itu sudah 3 kali mediasi, cuma kan Pak Rojak ini keras, kekeh nggak mau nurutin, akhirnya nggak ada kesepakatan. Mungkin dari situ warga kesel, udah lama juga kan ditolak sama warga," ucapnya.

TA pun menuturkan kesaksiannya jika selama ini Yayasan HKI memang memekerjakan anak-anak di bawah umur dari luar kota. Mereka direkrut dengan iming-iming pekerjaan menjual pakaian dan disekolahkan, namun kenyataan itu bertolak belakang saat tiba di yayasan.

"Sekarang ada sekira 30 anak, ada laki-laki ada perempuan juga, rata-rata usianya 15-an tahun, ada 1 orang yang usianya udah dewasa juga. Mereka diambil dari Cianjur sana, di sana diizinin karena alasannya mau diajak kerja dagang pakaian," kata TA.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Polisi Pastikan Paspor Berserakan di BSD Hanya Sampul, Bukan Milik Jemaah Haji

2 bulan lalu

BNPB: 40 Rumah Rusak akibat Angin Kencang di Ciputat Tangsel

2 bulan lalu

Viral Kepala SMK di Tangsel Diduga Child Grooming Siswi, Polisi Turun Tangan

2 bulan lalu

Banjir, Jalan Ceger Raya Tangsel Tak Bisa Dilalui Kendaraan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal