DPRD DKI Soroti Banyak Warga Kurang Mampu Terhapus dari Data KJP dan KJMU

Muhammad Fida Ul Haq
DPRD DKI mengungkap mengungkapkan bahwa banyak warga miskin yang tidak lagi terdaftar sebagai penerima KJP atau KJMU. (Foto: Antara)

Iman Satria menekankan pentingnya Disdik DKI Jakarta untuk lebih teliti dalam menyisir data penerima bantuan. Ia juga mengingatkan agar tidak ada perubahan besaran dana yang diterima oleh para penerima KJP dan KJMU.

“Kalau sudah ada keputusan soal besaran bantuan, harusnya kita jalankan secara konsisten. Jangan sampai dicari-cari lagi alasan untuk mengurangi atau mengubahnya,” katanya.

Dalam anggaran perubahan tahun ini, belanja Bansos untuk KJP dan KJMU memang mengalami peningkatan. Anggaran untuk KJP bertambah sebesar Rp138,4 miliar, sementara KJMU bertambah Rp356 miliar. 

Namun, meskipun ada peningkatan anggaran, Iman menekankan bahwa pelaksanaan distribusi bantuan harus tetap tepat sasaran dan tidak mengurangi jumlah penerima yang berhak.

“Ke depan, kami berharap tidak ada lagi warga yang membutuhkan bantuan namun justru terhapus dari data penerima. Kita harus pastikan bantuan ini benar-benar sampai ke tangan yang tepat,” tuturnya.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
Megapolitan
2 hari lalu

Penyaluran KJP dan KJMU Telat 2 Hari, Pramono Ngaku Dapat 1.000 Aduan Warga

Megapolitan
2 bulan lalu

Ragunan Buka Hari Ini, Pemegang KJP Gratis Masuk!

Megapolitan
3 bulan lalu

Pramono Mau Perluas KJMU hingga S2 dan S3, Pastikan Anggaran Aman

Nasional
3 bulan lalu

Mensos Ungkap BPJS PBI Tak Tepat Sasaran, 54 Juta Warga Miskin Belum Tercover

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal