JAKARTA, iNews.id - Gubernur Jakarta Pramono Anung menyerahkan bantuan pemutihan ijazah kepada 2.810 warga dalam upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 di Balai Kota Jakarta, Rabu (28/10/2026). Bantuan tahap kedua tahun ini mencapai Rp4,67 miliar.
Program tersebut merupakan hasil kolaborasi Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jakarta dengan Baznas Bazis Jakarta. Bantuan diberikan kepada warga yang belum dapat mengambil ijazah karena terkendala biaya maupun persoalan administrasi.
Pramono mengatakan, program pemutihan ijazah diharapkan membantu warga mendapatkan dokumen pendidikan yang dibutuhkan untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja.
"Tujuannya agar semua masyarakat di Jakarta yang belum bisa mengambil ijazah, mudah-mudahan Pemerintah DKI Jakarta bisa hadir untuk membantu mengambil ijazah," ujarnya, dikutip dari keterangan Pemprov Jakarta.
Dia mengungkapkan, sejumlah warga telah menunggu bertahun-tahun untuk mengambil ijazah mereka. Salah satu penerima bantuan yang ditemuinya bahkan mengalami kendala tersebut sejak 2016.