Heboh Hantavirus, Virus Mematikan yang Picu Kekhawatiran Baru di China

Felldy Aslya Utama
Seorang pria asal Yunan, China, dilaporkan meninggal dunia karena hantavirus atau virus hanta. (Foto: Reuters/CDC).

Sebagiamana namanya, virus ini dapat menyebabkan gagal pernapasan (HPS). Selain itu, hantavirus juga menyerang ginjal. Ketika pembuluh darah pecah akibat serangan virus ini, terjadi gagal ginjal. Organ ini tidak dapat bekerja sebagaimana seharusnya.

Apa bedanya dengan virus corona?

Tidak seperti coronavirus, penyakit ini tidak menyebar dari satu orang ke orang lain. Infeksi terjadi setelah seseorang menyentuh mata, hidung atau mulut mereka setelah menyentuh kotoran tikus, urine, atau saliva.

Oleh karena itu, manusia yang terkena hantavirus biasanya bersentuhan dengan tikus yang membawa virus tersebut. Ada kemungkinan infeksi terjadi karena gigitan, tapi kecil.

Gajala yang timbul dari serangan hantavirus yakni kelelahan, demam, nyeri otot, sakit kepala, dan masalah perut. Setelah 4-10 hari dari gejala awal HPS, mereka yang terinfeksi akan mengalami sesak napas dan paru-paru berisi cairan.

Hantavirus dapat menimbulkan kematian. Namun CDC menyebut tingkat kematian berkisar 30 persen.

Editor : Zen Teguh
Artikel Terkait
7 hari lalu

Tersandung Kasus Durian, Wakil Menteri Pertanian Vietnam Ditangkap

11 hari lalu

Trump Peringatkan China-Rusia Tak Kirim Senjata ke Iran: Mereka Akan Bernasib Buruk!

11 hari lalu

Co-CEO MNC Group Angela Tanoesoedibjo Hadiri Peresmian Joint Venture Tempo Scan dan Raksasa Farmasi China

13 hari lalu

LiuGong Jadikan Indonesia Basis Produksi Alat Berat Elektrik Global

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal