Hindari Calo, Pemprov DKI Minta Yayasan Kremasi Tentukan Penjadwalan dan Tarif

Ari Sandita Murti
Petugas membawa peti jenazah untuk dikremasi. (Foto Sindonews).

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menerima keluhan salah satu warga mengenai paket kremasi dengan biaya tinggi yang terjadi pada keluarganya, Senin (12/7/2021) lalu. Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota (Distamhut) Provinsi DKI Jakarta, Suzi Marsitawati pun nelakukan penelurusan terkait hal itu.

Menurutnya, dipastikan petugas Palang Hitam Distamhut Provinsi DKI Jakarta hanya memberikan informasi kepada RS maupun pihak keluarga terkait lokasi kremasi swasta yang menerima jenazah Covid-19 di luar Jakarta. Petugas juga tidak melakukan pengantaran jenazah ke luar kota karena meningkatnya pelayanan pemakaman di dalam kota.

"Kami telah menelusuri pada tanggal 12 Juli 2021, petugas kami tidak ada yang mengantar jenazah kremasi ke luar Jakarta. Jenazah yang dikremasi di Karawang dibawa sendiri oleh pihak keluarga," ujarnya melalui siaran persnya pada wartawan, Minggu (18/7/2021).

Dia meminta pada Yayasan Kremasi agar bersurat ke RS terkait penjadwalan kremasi beserta tarifnya guna mencegah adanya calo dan korban berikutnya terhadap kremasi. Sehingga, tidak terjadi tawar-menawar di lapangan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab atau oknum yang merugikan masyarakat.

Masyarakat, kata dia, diminta mencatat nama, mengambil foto wajah, dan melaporkan ke Pemprov DKI Jakarta apabila terdapat oknum yang mengaku petugas Distamhut Provinsi DKI Jakarta dan meminta uang. 

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
13 jam lalu

Pramono Tunggu Waktu Tepat untuk Operasi Modifikasi Cuaca saat Musim Kemarau

21 jam lalu

Pramono Ungkap Kemampuan Fiskal Pemprov DKI, Bisa Terbitkan Obligasi Daerah hingga Rp20 Triliun

1 hari lalu

Andriyono Petugas Damkar DKI Meninggal saat Tugas Dapat Kenaikan Pangkat Anumerta

3 hari lalu

Pramono Dorong Jakarta Jadi Pusat Sport Tourism, Siap Gelar Ajang Internasional

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal