Tingginya potensi kebakaran juga menjadi perhatian karena kondisi kemarau diprediksi masih berlangsung hingga awal 2027. Pramono menyampaikan prediksi BMKG mengenai puncak musim kemarau serta fenomena El Nino.
“Berdasarkan prediksi BMKG, puncak kemarau terjadi pada bulan Agustus sampai dengan September tahun 2026, dengan fenomena El Nino yang masih berlangsung hingga awal tahun 2027,” kata dia.
Menghadapi kondisi tersebut, Pramono meminta jajaran Pemprov DKI Jakarta meningkatkan kesiapsiagaan dan menyiapkan langkah mitigasi. Upaya tersebut meliputi ketersediaan air, pencegahan kebakaran, serta respons cepat hingga tingkat wilayah.
“Dalam menghadapi kondisi ini, Saudara-saudara sekalian, saya tidak ingin seluruh jajaran baru bergerak setelah persoalan terjadi,” jelasnya.