Jeritan Hati Pedagang, Stok Beras dan Pembeli Berkurang di Pasar Cibinong

Putra Ramadhani
Pedagang beras, Anton mengatakan bahwa harga beras meroket saat ini. (Foto MPI).

"(Stok) berkurang, malah banyak yang ini sekarang pakainya beras Thailand. Itu juga sudah mahal Rp15.000 per kilogram," tambahnya.

Sehingga, secara otomatis pembeli juga berkurang termasuk daya beli masyarakat. Diharapkan, segera ada solusi mengatasi kenaikan harga beras ini terlebih akan memasuki bulan suci Ramadhan.

"Saya kan juga pengen yang murah, kalau bisa harganya ya normal lah jangan terlalu tinggi kaya sekarang pembeli sama penjual susah," harapnya.

Sementara itu, pedagang beras lainnya Dilah, menduga faktor kenaikan harga beras karena Pemilu 2024.

"Mungkin faktornya karena Pemilu juga kita sebagai penjual eceran juga nggak ngerti entah karena ada yang menimbun (beras) atau seperti apa," ucap Dilah.

Dilah mengaku pendapatannya sangat menurun karena kenaikan harga beras terjadi sejak Januari 2024. Ia berharap kondisi ini tidak berlangsung lama karena menyulitkan pedagang dan pembeli.

"Berkurang banget biasanya mah kalau lagi rame bisa dapet Rp15 juta per hari ini mah paling gede mungkin Rp10 jutaan," pungkasnya.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Mentan Amran Yakin Swasembada Pangan Berlanjut Tahun Ini, Peluang di Atas 90 Persen

57 tahun lalu

Harga Beras, Cabai hingga Daging Hari Ini Turun, Cek Rinciannya!

57 tahun lalu

Purbaya Beri Sinyal Pajak Marketplace Berlaku Mulai Juli 2026

57 tahun lalu

Mentan Ungkap Rencana Ekspor 10.000 Ton Beras ke Singapura: Stok Kita Ada 5,1 Juta Ton

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal