Kadishub DKI Klaim Ganjil-Genap Turunkan 4 Persen Volume Kendaraan di Jakarta

Fakhrizal Fakhri
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi DKI Jakarta Syafrin Liputo. (Foto: BNPB)

Kebijakan ganjil-genap saat ini, Syafrin mengungkapkan, berbeda dengan ganjil-genap sebelum adanya pandemi Covid-19. Sebelum pandemi Covid-19 kebijakan ganjil genap bertujuan memindahkan pergerakan orang dari kendaraan pribadi ke angkutan umum.

"Tapi saat ini dengan physical distancing dan pengaturan di hulunya di mana untuk pekerja sudah dibagi shift dan tetap menjalankan WFH 50 persen sehingga pergerakan orang dengan kendaraan pribadi itu menjadi indikator utama tinggi atau tidaknya mobilitas warga," tuturnya.

Syafrin mengingatkan, saat ini pandemi Covid-19 belum berakhir. Pemprov DKI masih terus berupaya melakukan penanganan guna mencegah penyebaran virus corona tersebut.

"Pada saat mendapatkan jadwal WFH maka disiplin berada di rumah. Jangan melakukan pergerakan yang tidak penting sehingga tujuan gage pada saat pandemi adalah sebagai instrumen kebijakan pembatasan pergerakan orang," katanya.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
3 hari lalu

JPO di Jalan Tendean Dibongkar usai Ditabrak Truk, Kerugian Tembus Miliaran Rupiah

7 hari lalu

Viral Pengemudi Calya Rusak Mini Cooper di Sunter, Kini Jadi Tersangka

11 hari lalu

KPK Temukan Mobil Land Cruiser Barang Suap Bupati Kuansing, Pelat Nomor Diganti

14 hari lalu

Jakarta Naik ke Peringkat 53 Kota Global, Pramono: Ungguli Washington DC dan Abu Dhabi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal