Hadi menjelaskan, tersangka secara acak menghampiri anak kecil kemudian meremas alat kelaminnya.
"Modus secara acak mendatangi korban beberapa anak kecil, kemudian peremasan. Apabila ada perlawanan atau penolakan segera merangkul dan mengusap, serta menurut keterangan saksi dilakukan terhadap beberapa anak," kata Hadi.
Korban MDF sempat mengadu ke orang tua bahwa kelaminnya diremas. Kemudian korban bersama orang tua menghampiri tersangka dan menanyakan kebenaran tersebut.
"Orang tua bersama korban mendatangi pelaku, dan saat mendatangi pelaku terjadi perbincangan 'kenapa melakukan seperti itu? Kenapa target anak saya?'. Tanpa disengaja korban jatuh, kemudian dibawa ke RS dan dinyatakan meninggal dunia," ujarnya.