Kasus Leptospirosis Meningkat usai Banjir Jakarta

Antara
Tikus. (Foto: Istimewa)

"Saya juga berkomunikasi dengan dokter spesialis penyakit dalam di rumah sakit lain ternyata ada tiga sampai empat kasus. Berarti ada peningkatan dibanding hari biasanya," ucapnya.

Laura menjelaskan seluruh pasien penyakit Leptospirosis pernah bersentuhan dengan banjir Jakarta. Dia mengatakan jika tak ditangani segera maka penyakit itu bisa menyerang ginjal, menyebabkan gagal ginjal akut hingga pendarahan paru-paru.

BACA JUGA: Anies Sebut Normalisasi Sungai Antarprovinsi Kewenangan Kementerian PUPR

"Yang paling parah adalah kegagalan multiorgan. Gejala awal penyakit ini seperti flu sehingga tidak disadari banyak korban. Gejala awal bisa demam, linu, mata kemerahan hingga air seni berwarna seperti teh," ucapnya.

Dia menegaskan masyarakat agar segera berobat jika menemui gejala-gejala tersebut. Laura mengatakan penyakit Leptospirosis termasuk penyakit kritis jika sudah masuk fase gagal multiorgan.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
Nasional
2 hari lalu

Breaking News: KPK OTT Pegawai Pajak Kanwil Jakut

Megapolitan
9 hari lalu

10 RT dan 4 Ruas Jalan di Jakarta Sempat Terendam Banjir, Kini Sudah Surut 

Megapolitan
10 hari lalu

Arus Balik Nataru 2026, 46.800 Penumpang Tiba di Jakarta

Megapolitan
11 hari lalu

Hujan Guyur Monas di Malam Tahun Baru, Sebagian Pengunjung Tinggalkan Lokasi 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal