Kasus Leptospirosis Meningkat usai Banjir Jakarta

Antara
Tikus. (Foto: Istimewa)

"Saya juga berkomunikasi dengan dokter spesialis penyakit dalam di rumah sakit lain ternyata ada tiga sampai empat kasus. Berarti ada peningkatan dibanding hari biasanya," ucapnya.

Laura menjelaskan seluruh pasien penyakit Leptospirosis pernah bersentuhan dengan banjir Jakarta. Dia mengatakan jika tak ditangani segera maka penyakit itu bisa menyerang ginjal, menyebabkan gagal ginjal akut hingga pendarahan paru-paru.

BACA JUGA: Anies Sebut Normalisasi Sungai Antarprovinsi Kewenangan Kementerian PUPR

"Yang paling parah adalah kegagalan multiorgan. Gejala awal penyakit ini seperti flu sehingga tidak disadari banyak korban. Gejala awal bisa demam, linu, mata kemerahan hingga air seni berwarna seperti teh," ucapnya.

Dia menegaskan masyarakat agar segera berobat jika menemui gejala-gejala tersebut. Laura mengatakan penyakit Leptospirosis termasuk penyakit kritis jika sudah masuk fase gagal multiorgan.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pramono Lanjutkan Normalisasi Sungai: Banjir Masih Ada, tapi Tak Separah yang Lalu

57 tahun lalu

Logo 5 Abad Jakarta Diluncurkan, Pramono: Simbol Kota Global

57 tahun lalu

Pramono Ungkap Misi Besar Menuju 5 Abad Jakarta, Ini yang Jadi Prioritas

57 tahun lalu

Viral Ganjil Genap di 28 Gerbang Tol Jakarta, Ini Penjelasan Polisi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal