Kasus Tawuran, Dinas Pendidikan Jabar Tunda Tatap Muka di SMA 6 dan SMA 7

Putra Ramadhani Astyawan
Ilustrasi. Dua sekolah disanksi akibat kasus tawuran (Foto: Ist)

"Kita fokus personal saja tapi untuk sekolah, hanya 2 sekolah tersebut yang kita tunda (PTM)," tuturnya.

Sementara itu, Kapolresta Bogor Kota Kombes Pol Susatyo Purnono Condro mengatakan ke depan pihaknya akan lebih mengawasi lokasi-lokasi yang dijadikan titik berkumpul para pelajar di luar sekolah.

"Ini bukan hanya tanggung jawab sekolah. Ada orangtua, ada lingkungan, dan semuanya. Sehingga kalau ditanya tempat tongkrongan semuanya, semua tempat bisa menjadi tempat tongkrongan. Tidak hanya tempatnya warung, itu bisa di taman, bisa di mana-mana itu bisa. Kepedulian semua warga Kota Bogor para orangtua, untuk lebih mengawasi putra putrinya, khususnya para pelajar," ucap Susatyo.

Di samping itu, pihaknya meminta kepada masyarakat untuk tidak menstigma bahwa kedua sekolah tersebut tidak baik. Karena, bagaimanpun mereka yang terlibat dalam aksi penyerangan hanya oknum.

"Remaja ini ada beberapa perilakunya yang cenderung agresif. Kami tidak ingin sekolah ini distigma sebagai sekolah tawuran dan sebagainya. Semua sekolah memiliki peluang, ini kan oknum. Jangan kemudian kita samakan sekolah ini sekolah yang suka tawuran semua punya potensi yang sama," tutupnya.

Seperti diketahui, remaja berinsial RMP (17) yang merupakan pelajar dari SMA 7 Kota Bogor meninggal dunia usai diserang pelajar lainnya di Jalan Palupuh, Kelurahan Tegal Gundil, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor pada Rabu 6 Oktober 2021 malam.

Dari kasus itu, polisi mengamakan pelaku utama berinisial RA (18) yang merupakan pelajar dari SMA 6 Kota Bogor dibantu rekannya ML (17). Adapun motif penyerangan oleh RA yakni dendam pribadi.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
10 jam lalu

Penampakan Ring Tinju di Kolong Flyover Kampung Melayu Jaktim, Diapresiasi Warga Sekitar

1 jam lalu

Daging Analog 3D Mulai Dijual, Ahli Teknologi Pangan IPB University Bilang Begini

4 hari lalu

MNC Peduli Bersama MNC University Gelar Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis untuk 500 Pelajar di Bogor

5 hari lalu

Dirut Summarecon Klaim Jadi Korban Kantah Bogor, Bantah Uang Rp106,3 Miliar Milik Perusahaan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal