KRL Sempat Berhenti Imbas Gempa Kepulauan Seribu, Kini Sudah Normal

Achmad Al Fiqri
KRL kembali normal usai sempat berhenti akibat gempa yang mengguncang Kepulauan Seribu, Jakarta, Sabtu (12/9/2026). (Foto: Istimewa)

"Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," ujar Wijayanto dalam keterangannya, Sabtu (12/9/2026).

Dia menjelaskan, gempa tersebut merupakan jenis gempa bumi dalam akibat aktivitas intraslab. Hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan gempa memiliki mekanisme pergerakan geser turun.

Berdasarkan estimasi peta tingkat guncangan dan laporan masyarakat, gempa dirasakan dengan skala intensitas IV MMI di Pandeglang, Lebak, Serang, Sukabumi, Cianjur, dan Tanggamus.

Kemudian, skala intensitas III MMI dirasakan di Tangerang, Tanjung Priok, Kecamatan Nagrak, Kecamatan Kalapanunggal, dan Cilacap.

Sementara itu, skala intensitas II-III MMI dirasakan di Rancaekek, Lembang, Garut, Kota Bandung, Yogyakarta, Pacitan, Ponorogo, Kabupaten Malang, Kota Bengkulu, Sumur, Padang, Mentawai, Pariaman, dan Solok Selatan.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
9 jam lalu

Analisis BMKG soal Gempa Kepulauan Seribu, Dipicu Aktivitas Intraslab

9 jam lalu

BMKG Update Magnitudo Gempa Kepulauan Seribu Jadi M6,5, Tak Berpotensi Tsunami

10 jam lalu

Gempa M5,9 Guncang Kepulauan Seribu Jakarta, Getaran Terasa hingga Bandung dan Malang

10 jam lalu

Breaking News: Gempa M5,9 Guncang Kepulauan Seribu Jakarta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal