Lihat Banyak Kecurangan, Bima Arya Usul Sistem Zonasi Dievaluasi

Putra Ramadhani Astyawan
Wali Kota Bogor Bima Arya (Foto iNews).

BOGOR, inews.id - Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto menemukan banyak pelanggaran dalam Peneriman Peserta Didik Baru (PPDB) online melalui sistem zonasi. Pelanggaran yang terjadi yakni ketidaksesuaian data alamat pada peserta.

"Jadi hasil di lapangan menunjukkan banyak ditemukan pelanggaran, KK palsu, KK di-update tapi tidak sesuai antara domisili dan dokumen yang ada," kata Bima, Jumat (7/7/2023).

Bima akan mengusulkan agar sistem zonasi dievaluasi. "Saya akan sampaikan kepada menteri pendidikan dan presiden untuk mengevaluasi zonasi," tuturnya.

Bima juga akan membentuk tim khusus yang akan menelusuri pelanggaran yang terjadi. 

Tim tersebut beranggotakan Inspektorat, bagian pemerintahan, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil), Dinas Pendidikan hingga Camat.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
5 jam lalu

Tangga Viral di Puncak Bogor Ternyata Menuju Vila Bersejarah, Pernah Jadi Coffee House era Soekarno!

20 hari lalu

MNC Peduli dan Smile Train Indonesia Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis, Gandeng RS Azra Bogor

20 hari lalu

MNC Peduli Gelar Operasi Bibir Sumbing Gratis di Bogor, Bantu Anak Kurang Mampu

23 hari lalu

Yusril soal Persekusi Transpuan di Bogor: Jangan Main Hakim Sendiri!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal