Sarman berharap pemerintah tidak memaksakan diri untuk membebani pengusaha terlalu berat. Menurutnya, bila beban ini dipikul sendiri justru dapat merusak hubungan baik antara pemerintah dan pengusaha.
"Jangan sampai memaksakan sesuatu yang tidak dapat diberikan pengusaha yang ujung-ujungnya mengganggu keharmonisan hubungan industrial yang sudah berjalan baik selama ini," katanya.
Sebelumnya, Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Covid-19 Achmad Yurianto mengatakan, terjadi pembaruan data dari kemarin yang sebelumnya disebut 686 positif, ternyata ada satu pasien tercatat di dua rumah sakit. Dengan demikian pada Selasa jumlah pasien positif 685 orang dan saat ini menjadi 790, Rabu (25/3/2020) pukul 12.00 WIB.
Selain jumlah penambahan jumlah positif terinfeksi, juga terdapat penambahan kasus meninggal dunia. Setelah diverifikasi terjadi penambahan sebanyak tiga orang.
"Sudah kita verifikasi, meninggal dunia 58 orang" kata Yurianto di kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta.