JAKARTA, iNews.id - Virus Corona tidak hanya menyebabkan jumlah korban meninggal terus bertambah. Aktivitas ekonomi juga dinilai terdampak wabah tersebut.
Ketua DPD Himpunan Pengusaha Pribumi Indonesia (HIPPI) DKI Jakarta Sarman Simanjorang mengatakan virus Corona juga menyebabkan pengusaha terganggu usahanya. Dia mengusulkan pemerintah memberi keringanan terkait tunjangan hari raya (THR) agar bisa dibayarkan separuhnya saja atau ditunda.
"Menyikapi hal ini pengusaha berharap pemerintah dalam hal ini Kementerian Ketenagakerjaan dapat memberikan solusi dalam bentuk kebijakan khusus dalam rangka mengurangi beban pengusaha. Sekiranya pelaku usaha tidak dapat memberikan sama sekali THR atau hanya mampu memberikan 50 persen misalnya,harus ada opsi. Apakah mungkin bisa ditunda sampai kondisi keuangan perusahaan memadai,yang jelas tidak menghilangkan tanggung jawab pelaku usaha," kata Sarman dalam keterangan tertulisnya, Rabu (25/3/2020).
Sarman mengatakan yang paling terdampak dari virus Corona ini yakni pelaku usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Dia mengatakan pemerintah harus memberi solusi karena UMKM harus membayarkan cicilan dan beban lainnya.
"Disisi lain para pelaku UMKM memiliki kewajiban yang wajib di bayarkan seperti gaji karyawan,cicilan pinjaman,cicilan kenderaan,rumah sampai kebutuhan rumah tangga. Dalam kondisi seperti ini UMKM jangan dibiarkan berjalan sendiri,sangat diperlukan bantuan,stimulus atau insentif khusus dari pemerintah," katanya.