JAKARTA, iNews.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) bersama Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) serta Smart Cakrawala Aviation menggelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) pada Jumat (28/8/2026).
Operasi ini dilakukan untuk mengoptimalkan potensi hujan di tengah musim kemarau sekaligus membantu memperbaiki kualitas udara Jakarta.
"Kami melakukan ikhtiar bersama untuk menjaga Jakarta dari potensi ancaman musim kemarau. Modifikasi cuaca ini dilakukan di lokasi yang telah kami pantau, termasuk titik-titik dengan angka polutan relatif tinggi," ujar Kepala Pelaksana BPBD DKI Jakarta Marulitua Sijabat di Bandara Pondok Cabe, Tangerang Selatan, Banten, Jumat (28/8/2026).
Pelaksanaan OMC menjadi salah satu langkah mitigasi terhadap dampak musim kemarau. Operasi ini dilakukan berdasarkan pemantauan kondisi atmosfer secara real time dan rekomendasi BMKG.
Dia menambahkan, langkah tersebut ditempuh setelah lima wilayah kota administrasi Jakarta berstatus siaga berdasarkan peringatan dini kekeringan meteorologis. Kondisi itu ditandai dengan Hari Tanpa Hujan (HTH) sedikitnya 31 hari berturut-turut.