Pemprov DKI Ungkap Penyebab Dana Mengendap Rp14,6 Triliun: Akselerasi Pembayaran

Muhammad Refi Sandi
Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda DKI Jakarta, Suharini Eliawati menjelaskan alasan ada dana mengendap Rp14,6 triliun. (Foto: Pemprov DKI)

JAKARTA, iNews.id - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta buka suara terkait adanya dana milik Pemda yang mengendap Rp14,6 triliun. Menurutnya, hal itu terjadi karena adanya akselerasi pembayaran.

Asisten Perekonomian dan Keuangan Sekda DKI Jakarta, Suharini Eliawati menjelaskan, tingginya dana yang disimpan di bank bukanlah intensi Pemda untuk menyimpan dana demi mendapatkan keuntungan/imbalan bunga. Namun, sebagai bagian dalam mengatur pola keuangan di akhir tahun yang meningkat.

"Hal ini berkaitan dengan pola belanja Pemda, termasuk Pemprov DKI, yang mengalami akselerasi pembayaran pada triwulan terakhir," ujar Eli di Jakarta, Rabu (22/10/2025).

Eli menjelaskan, SiLPA (Sisa Lebih Perhitungan Anggaran) di Jakarta akan tinggi sampai bulan November. Lalu, akan menyusut drastis di bulan Desember setiap tahunnya.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
Megapolitan
2 jam lalu

Pramono Fokus Normalisasi Sungai untuk Atasi Banjir Jakarta, Belum Mau Tambah Sumur Resapan

Megapolitan
7 jam lalu

Pramono Belum Akan Tambah Sumur Resapan untuk Atasi Banjir, Ini Alasannya

Megapolitan
9 jam lalu

Pramono Minta Dinas SDA Tambah Pompa untuk Sedot Air Banjir di Daan Mogot

Megapolitan
10 jam lalu

Pramono soal Penanganan Banjir Jakarta: Tak Bisa Bim Salabim Selesai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal