Pendidikan di Bogor Belum Merata, Bacaleg Perindo Minta Pemda Perbanyak Sekolah Negeri

Dimas Choirul
Bacaleg DPRD Kabupaten Bogor Partai Perindo Edi Umar Dani dalam Podcast Aksi Nyata Partai Perindo (foto: MPI)

Tingginya angka siswa putus sekolah tersebut terjadi sejak Pandemi Covid-19. Saat itu, khusus siswa yang berada di wilayah pelosok, banyak terkendala akses metode belajar menggunakan handphone, susahnya sinyal, dan turunnya pendapatan ekonomi keluarga.

Selain itu, faktor lain yang mempengaruhi banyaknya siswa putus sekolah bisa jadi  karena sistem zonasi -- yang dalam beberapa kasus -- tidak sesuai dengan apa yang diharapkan para siswa yang tinggal di dekat sekolah negeri.

Sehingga, banyak para siswa itu memilih putus sekolah untuk membantu orang tuanya menopang ekonomi keluarga daripada harus belajar di sekolah swasta yang biayanya sangat mahal.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
2 hari lalu

Gunung Anak Krakatau Erupsi, Sekolah Berlakukan Belajar Daring

4 hari lalu

Bidik Kursi Senayan 2029, Partai Perindo Tunjuk Mantan Wawali Tarakan Pimpin Kaltara

4 hari lalu

Partai Perindo Sebut Evaluasi Batas Bebas Pajak UMKM Langkah Positif, Dorong Usaha Naik Kelas

8 hari lalu

KPK Usut Dugaan Insentif di Bappenda Bogor Disunat, Periksa 4 Orang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal