Pengakuan Saepul usai Mutilasi Pria di Depok: Awalnya Undang Dia karena Butuh Teman Ngobrol

Putranegara Batubara
Saepul atau Saepullah, terduga pelaku pembunuhan disertai mutilasi di Pancoran Mas, Kota Depok (dok. istimewa)

"Saya tak dorong, saya mau teriak, terus saya didorong dari tangga sama dia. Kan rumahnya dua lantai. Terus saya turun ke bawah kan, terus terlanjur didorong ke bawah saya ke bawah ambil pisau lah. Terus saya tusuk," ucapnya.

Setelah korban meninggal, Saepul mengaku memutilasi jasad Kunaefi agar lebih mudah dibawa keluar dari lokasi tanpa menarik perhatian warga.

“Karena susah bawanya, di situ kan ramai orang dan perumahan juga,” ujarnya.

Dalam pemeriksaan, Saepul juga mengaku membuang potongan kaki korban di kawasan Jembatan Serong, Cipayung. Sementara pisau yang digunakan untuk membunuh serta pakaian yang dikenakannya dibuang di wilayah Pitara, Depok.

“Masih hafal lokasinya, nanti saya tunjukkan,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Tim Khusus (Katimsus) 2 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Ipda Breggy Yesaya Imanuel Sutijono, mengatakan hubungan antara pelaku dan korban hanya sebatas saling mengenal.

“Untuk hubungan antara pelaku dengan korban, itu hanya sebatas kenal sama kenal, tidak lebih,” kata Breggy.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
19 hari lalu

Jurnalis Jadi Korban Pencurian Modus Pecah Kaca Mobil di Depok, Iwakum Minta Diusut Tuntas

2 bulan lalu

Polisi Usut Temuan 2 Potongan Kaki di Depok, Cocokkan dengan Korban Mutilasi Saepul

2 bulan lalu

Kaki Manusia Ditemukan di Kali Grogol Depok, Diduga Korban Kesadisan Saepul si Pelaku Mutilasi

2 bulan lalu

Saepul Pelaku Mutilasi Pria di Depok Ternyata Idap HIV, Sempat Donor Darah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal