"Nanti kami akan berkoordinasi dengan pihak RSCM di mana apakah memang ada kaitan dengan minuman keras sehingga berdampak si orang ini melakukan geber-geber motornya," ucapnya.
Hingga Minggu malam, aparat gabungan dari Polres Metro Jakarta Pusat, Polsek Menteng, Polda Metro Jaya, Kodim 0501 Jakarta Pusat, dan Kodam Jaya masih melakukan pengamanan di kawasan Jalan Tambak guna menjaga situasi tetap kondusif.
Secara keseluruhan, sekitar 15 orang telah diamankan dan diperiksa. Namun, polisi memisahkan pemeriksaan berdasarkan klaster peristiwa untuk menentukan posisi masing-masing sebagai korban, saksi, maupun pihak yang diduga sebagai pelaku.
Sebelumnya, bentrokan antar kelompok warga di Jalan Tambak menyebabkan satu orang tewas dan satu lainnya kritis. Polisi menyebut keributan dipicu perselisihan yang berawal di sekitar lokasi pedagang nasi uduk dan berujung pada aksi perusakan, serangan balasan, hingga bentrokan massal.