Sepekan Erupsi Gunung Anak Krakatau: Dokter Imbau Tetap Pakai Masker
JAKARTA, iNews.id - Erupsi Gunung Anak Krakatau sudah berlangsung sekitar sepekan, tetapi urusan melindungi saluran pernapasan belum selesai. Dokter mengingatkan masyarakat untuk tetap memakai masker, meski abu vulkanik semakin menjauhi wilayah Indonesia.
Dokter spesialis paru Primaya Evasari Hospital dr Shinta Chairiah, Sp.P, M.M, AIFO-K, menilai penggunaan masker masih menjadi langkah perlindungan yang penting. Pasalnya, masyarakat tidak bisa memastikan berapa lama tubuh akan terus terpapar partikel di udara.
"Kalau misalnya bagi saya sih memang pakai dulu saja masker. Proteksi itu paling penting. Jangan sampai nanti udah sakit, udah berat, nah itu lebih susah lagi nyembuhinnya," ujar dr Shinta dalam podcast Holadok iNews - MNC Trijaya FM, belum, lama ini.
Menurut dia, efek paparan partikel seperti silika tidak selalu langsung terasa saat seseorang berada di luar rumah. Karena itu, menjaga diri dari paparan menjadi lebih penting, terutama ketika kondisi lingkungan masih memungkinkan adanya debu atau abu.
"Karena mungkin efek silika dan yang lainnya itu bukan saat ini. Dan kita kan juga gak tahu nanti kita berapa lama nih bakalan terpajannya terus," katanya.