Pramono Akui Sulit Atasi Polusi Jakarta, Sebut Industri yang Pakai Batu Bara Jadi Biang Kerok

Danandaya Arya Putra
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung mengaku polusi di Jakarta sulit diatasi karena masih banyak industri di daerah penyangga yang pakai batu bara. (Foto: Dok. Humas Pemprov DKI Jakarta)

JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan upaya mengatasi polusi udara di Jakarta masih sulit dilakukan. Hal itu karena emisi dari aktivitas industri berbahan bakar batu bara di wilayah Ibu Kota dan daerah penyangga.

"Teman-teman sekalian, Jakarta ini salah satu kontributor untuk polusinya itu dari luar Jakarta, daerah pendukung," kata Pramono kepada wartawan, Senin (24/8/2026).

Menurut Pramono, emisi dari industri di wilayah sekitar Jakarta menjadi salah satu persoalan yang perlu diperhatikan dalam upaya menekan polusi udara. Penggunaan batu bara dalam aktivitas industri dinilai masih memberikan dampak terhadap kualitas udara.

"Kalau itu masih menggunakan batu bara sampai kapan pun ini berkontribusi untuk menaikkan emisi yang ada di Jakarta. Yang kedua, orang-orang yang masih membakar secara apa ya, industri-industri di beberapa tempat itu juga memberikan kontribusi untuk itu," sambungnya.

Pemprov DKI Jakarta juga telah berupaya mengurangi polusi melalui Operasi Modifikasi Cuaca (OMC). Rekayasa cuaca tersebut ditujukan untuk memicu hujan yang diharapkan dapat membantu menekan polusi udara.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
1 hari lalu

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, Gubernur Pramono Anung Siagakan 31 RS dan Ratusan Puskesmas

2 hari lalu

Asap Karhutla Masuk Jakarta, Pramono: Memang 2-3 Hari Kondisi Udara Memburuk

2 hari lalu

Asap Karhutla Masuk Jakarta, Pramono Siagakan 31 Rumah Sakit dan 44 Puskesmas

2 hari lalu

Udara Jakarta Memburuk 3 Hari Terakhir, Pramono: Saya Tak Mau Salahkan Siapa pun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal