Pramono bakal Evaluasi Tarif LRT Jakarta usai Flat Rp5.000: agar Subsidi Tak Terlalu Berlebihan

Danandaya Arya Putra
Tarif LRT Jakarta rute Velodrome-Manggarai berlaku Rp8 saat sosialisasi dan flat Rp5.000 selama 1-2 bulan, setelah itu dievaluasi agar subsidi tak berlebihan. (Foto: Ilustrasi/Dok. Humas Pemprov DKI Jakarta)

"Selain itu, begitu nanti sudah diresmikan, maka akan diterapkan tarif 5.000 flat selama 1-2 bulan," kata dia.

Setelah masa tarif Rp5.000 berakhir, Pemprov DKI Jakarta akan menentukan tarif resmi LRT Jakarta berdasarkan hasil evaluasi.

"Setelah itu kami akan melakukan evaluasi. Bagaimana dan angka berapa yang tepat yang kemudian bisa diterima oleh publik dengan baik, dan juga tentunya bagi LRT agar subsidinya tidak terlalu berlebihan dari Pemerintah DKI Jakarta," ucapnya.

Pramono menegaskan, penetapan tarif nantinya perlu mempertimbangkan kepentingan masyarakat sekaligus kemampuan pemerintah dalam memberikan subsidi layanan transportasi publik.

Pramono meyakini tarif Rp8 selama masa sosialisasi dapat meningkatkan minat masyarakat untuk mencoba LRT Jakarta.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
1 hari lalu

Pramono Ungkap 3 Pemicu Kebakaran di Jakarta, Korsleting Listrik Paling Dominan

1 hari lalu

Pramono Ungkap Kemarau Jakarta Berlangsung hingga 2027, Warga Diminta Waspada Kebakaran

3 hari lalu

Pramono Ungkap Jakarta Hasilkan 9.000 Ton Sampah per Hari, Pilah Jadi Kunci

3 hari lalu

Pramono Minta Disdik DKI Turun Tangan usai 6 Mahasiswa Kehilangan KJMU gegara Perubahan Desil

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal