PWNU Jakarta Soroti Kemacetan Ekstrem di Tanjung Priok: Macet Panjang Merugikan Masyarakat

Komaruddin Bagja
PWNU Jakarta Soroti Kemacetan Ekstrem di Tanjung Priok (Foto: Istimewa)

Jika opsi tersebut tidak memungkinkan karena struktur BUMN yang tertutup, Husny menyarankan pembentukan entitas baru, misalnya Port of Jakarta, sebagai bentuk joint venture antara pemerintah pusat dan Jakarta yang dapat dikelola langsung oleh Pemda DKI melalui BUMD atau skema kemitraan strategis lainnya. 

"Bukan tanpa alasan, sebab kita tahu bahwa bibir pantai di Pelindo 2 itu asset Pemda Bank DKI Jakarta. Bisa dibayangkan berapa banyak kapal yang berlabuh setiap harinya dan berbayar," katanya.

Terakhir, Husny mengapresiasi permintaan maaf Gubernur Jakarta Pramono Anung meskipun kemacetan bukan kesalahan gubernur tersebut. 

"Kemudian terjadi permintaan maaf dari seorang Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. Nah justru ini kita mengapresiasi sikap permohonan maaf pak gubernur ini, ini bentuk sikap ksatria seorang pemimpin yang sedang berempati kepada warganya yang mengalami kesulitan," pungkasnya.

Editor : Komaruddin Bagja
Artikel Terkait
4 hari lalu

Detik-Detik Kapal Induk Pertama RI Tiba di Jakarta, 24 September Resmi Jadi KRI Sriwijaya

10 hari lalu

GBK Diprediksi Macet saat Persija vs Persib, Polisi Siapkan Rekayasa Lalu Lintas

12 hari lalu

Miris! Trotoar Jalan Sunter Barat Dijadikan Tempat Pembuangan Sampah Liar

12 hari lalu

KRL Tanjung Priok Pakai Kereta Bandara Mulai Hari Ini, Ada Apa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal